Perkuat Tata Kelola Jurnal, LPPM IAI YPBWI Surabaya Gelar Workshop OJS Berbasis Akreditasi Nasional

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IAI YPBWI Surabaya terus mendorong peningkatan mutu mutu akademik dan publikasi ilmiah melalui penguatan kapasitas pengelola jurnal. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Penguatan Tata Kelola Open Journal Systems (OJS) Berbasis Standar Akreditasi Jurnal Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) pada Rabu (28/1/2026), bertempat di Ruang Perkuliahan Pascasarjana IAI YPBWI Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor IAI YPBWI Surabaya, pimpinan LPPM, serta para editor dan pengelola jurnal di lingkungan IAI YPBWI Surabaya. Dalam sambutannya, Rektor IAI YPBWI Surabaya, Dr. Ma’ruf, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan tata kelola jurnal ilmiah merupakan bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan budaya akademik di perguruan tinggi.

“Pengelolaan jurnal ilmiah yang profesional membutuhkan SDM yang kompeten dan berkomitmen. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengelola jurnal semakin siap mengelola publikasi ilmiah sesuai standar nasional,” ungkap Rektor.

Workshop ini menghadirkan Nur Hasib, S.Kom., M.T. sebagai narasumber utama. Ia merupakan Tim Ahli Rumah Jurnal UIN Sunan Ampel Surabaya sekaligus Dewan Pembina Asosiasi Jurnal KOPERTAIS IV Jawa Timur, yang berpengalaman dalam pendampingan akreditasi jurnal nasional dan pengelolaan OJS berbasis standar ARJUNA–SINTA.

Ketua LPPM IAI YPBWI Surabaya, Zaini Tamim AR, menjelaskan bahwa workshop ini difokuskan pada penguatan pengelolaan OJS berbasis standar akreditasi nasional, sekaligus sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan jurnal-jurnal di lingkungan IAI YPBWI Surabaya menghadapi proses akreditasi tahun 2026 serta penyesuaian dengan versi terbaru Open Journal Systems.

“Workshop ini menjadi bagian dari ikhtiar institusi untuk memastikan seluruh jurnal dikelola secara lebih sistematis, terdokumentasi, dan sesuai dengan instrumen akreditasi nasional. Selain itu, penyesuaian terhadap pembaruan OJS juga menjadi perhatian penting agar pengelolaan jurnal semakin optimal,” jelasnya.

Workshop ini diikuti oleh perwakilan enam jurnal ilmiah di lingkungan IAI YPBWI Surabaya, yaitu EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam (Program Studi PAI, terakreditasi SINTA 4), Journal of Early Childhood Education Studies (Program Studi PIAUD, terakreditasi SINTA 5), serta Journal of Islamic Economics Studies and Practices (Program Studi Ekonomi Syariah) yang telah lolos evaluasi desk ARJUNA dan saat ini menunggu Surat Keputusan akreditasi.

Selain itu, turut berpartisipasi Jurnal Studi Pendidikan Dasar (Program Studi PGMI) yang sedang mempersiapkan pendaftaran akreditasi tahun ini, Journal of Community Studies and Services yang dikelola LPPM dan dalam proses pendaftaran ISSN, serta Journal of Indonesian Islamic Education Studies yang dikelola Program Pascasarjana dan juga berada pada tahap pengurusan ISSN.

 

Melalui pemaparan kebijakan akreditasi jurnal nasional, pendalaman teknis pengelolaan OJS, praktik langsung, serta klinik jurnal yang dipandu oleh narasumber, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan jurnal-jurnal di lingkungan IAI YPBWI Surabaya dalam meraih akreditasi nasional dan memperkuat reputasi akademik institusi secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *